Dapurremaja.com | Depok
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Ade Firmansyah, meminta pemerintah Kota Depok untuk merevisi kembali kebijakan mengubah fungsi SDN Pondok Cina 1 menjadi sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Permintaan ini disampaikan Ade Firmansyah pada interupsi menjelang berakhirnya Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang diselenggarakan pada Senin (19/5/2025).
Ade Firmansyah menjelaskan, Masjid Raya Margonda yang titik lokasinya di eks SDN Pondok Cina 1 sudah disepakati bersama DPRD dan Pemkot dalam rencana kegiatan pembangunan daerah 2025 dan sudah dianggarkan melalui APBD Kota Depok tahun anggaran 2025 sebesar Rp20 miliar.
“Sudah sepakat di sidang paripurna, semua setuju. Kenapa tiba-tiba Wali Kota Depok kemudian menyatakan dalam pidato sambutan di acara Lebaran Depok akan membangun sekolah kebutuhan khusus di eks SDN Pondok Cina 1? Ini kan potensi melanggar kesepakatan,” katanya.
Ade Firmansyah meminta Pemkot Depok untuk mengkaji lagi lebih dalam terkait kebijakan baru Wali Kota Depok yang belum dibahas bersama DPRD Kota Depok.
“Dua-duanya perlu, tapi bukan berarti menganulir satu untuk keperluan satu lainnya,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, pembangunan Masjid Raya Margonda merupakan aspirasi masyarakat yang telah ditampung DPRD sebagai wakilnya. Artinya, pembangunan Masjid Raya Margonda merupakan wujud adanya wakil rakyat yang mendengar aspirasi warga untuk disampaikan kepada pemerintah.
“Masyarakat menantikan adanya Masjid Raya yang pembangunannya difasilitasi oleh pemerintah. Nah, Masjid Raya Margonda merupakan keinginan masyarakat Kota Depok,” ungkapnya.
Ade Firmansyah menyayangkan bubarnya harapan masyarakat yang meminta pembangunan Masjid Raya Margonda oleh pernyataan Wali Kota Depok yang menyebut Gedung eks SDN Pocin 1 akan dibuat sekolah anak berkebutuhan khusus.
Dirinya meminta Pemkot Depok untuk benar-benar melihat secara jernih dan merevisi apa yang telah dilontarkan Wali Kota Depok, Supian Suri, soal pembangunan sekolah berkebutuhan khusus. Karena menurutnya, pernyataan wali kota tentang gedung eks SDN Pondok Cina 1 bisa menimbulkan polemik di DPRD Kota Depok.