Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sorotan

Parahhh, Air Kali Pesanggrahan Surut, Orang Depok Cari Ikan Pake Racun.

Dapur Remaja Radio|Sawangan.

Komunitas Lingkungan Hidup dan Kali Pesanggrahan Green Campbone (GC) geram atas tindakan oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, karena telah melakukan tindakan melanggar hukum, diketahui tim satgas kali pesanggrahan komunitas Green Campbone, puluhan masyarakat yang tidak diketahui dari mana asalnya berbondong–bondong menangkap ikan menggunakan racun ikan (potasium).

Zendri menjelaskan bahwa aktifitas warga menangkap ikan menggunakan racun dilaksanakan pada Jumat (28/08/2020) sore.

“Hari Jumat kemaren motasnya, tapi sampai hari ini (Minggu) masih banyak ikan yang teller akibat di racun, kami juga punya tambak percontohan di kali, abis semua pada mati akibat keracunan,”kesal Zendri, kepada dapurremaja.com, pada Minggu (30/08/2020) di basecamp GC kali Pesanggrahan RT 02/07 Kampung Kebon Cinangka, Sawangan, Depok.

Disamping itu, Adi selaku penasehat Green Campbone menegaskan sekaligus meminta kepada pemerintah, dalam gal ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) harus tegas kepada masyarakat yang telah merusak dan menghancurkan ekosistem dan habitat yang ada di kali pesanggrahan.

“kalian jangan tutup mata (DLHK), dengan kejadian ini, berilah ketegasan kepada warga yang merusak, pasang papan imbauan di setiap bantaran kali pesanggrahan, kalau perlu penjarakan warga yang sudah merusak habitat asli kali, sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,”tegasnya.

Selain merusak ekosistem ataupun habibat ikan yang ada di kali pesanggrahan, warga yang memakan ikan hasil dari portas pun sangat berbahaya untuk kesehatan, seperti , berpotensi menimbulkan gangguan organ, salah satunya ginjal dengan waktu yang cukup panjang.

“Keresahan ini karena seringnya aktifitas warga yang meracun ikan, baik di sore hari atau malam hari, saya sangat berharap kepada pemerintah kota Depok untuk segera melakukan penertiban dan tindakan bagi warga yang sudah merusak ekosistem kali pesanggrahan,, mercuni secara langsung atau limbah pabrik,”harapnya.

Hal ini perlu dilakukan dengan tujuan masyarakat semakin sadar bahwa dampak buruk dari cara penangkapan ikan secara instan ini. Bukan hanya berdampak pada habitat ikan, masyarakat juga terancam.(nez)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Comments

Anda Mungkin Juga Suka

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari. Sebanyak 13 RT dari 26 RT di Kelurahan Bojongsari Baru serahkan jabatan dan stempel kepada lurah Bojongsari, Bojongsari Depok, pada Rabu...

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari Baru Pembagian Honor penanggulangan Covid-19 di kelurahan Bojongsari Baru yang dikucurkan melalui anggaran APBD kota Depok, sebesar Rp.100 juta menuai aksi...

Sorotan

 Dapur Remaja Radio|Bedahan. Lumbung Pangan kelurahan Bedahan telah mendistribusikan 425 paket sembako kepada posko kampung siaga Covid-19 kelurahan Bedahan, kecamatan Sawangan, Depok .  “Alhamdulillah...

Berita

Dapur Remaja Radio|Pontir. Merasa tidak cocok dengan pemilik Rumah Bersalin dan Kelinik 24 jam Paguyuban warga RT 03 RW 03 Jalan Pendidikan Serua Bulak...