Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sorotan

Lurah Pengasinan Mengimbau Kepada Warga Untuk Mengikuti Protokol kesehatan di Setiap Acara.

Dapur Remaja Radio|Pengasinan.

Tahun baru islam atau tahun baru Hijriyah 1442 H adalah hari yang paling penting bagi umat Islam. Untuk itu dalam rangka menyambut 10 Muharram lingkungan RW 04-05 kelurahan Pengasinan, Sawangan, Depok akan melaksanakan santunan yatim dan duafa pada Minggu (30/08/2020).

Untuk itu, Plt Lurah Pengasinan Asep mengimbau kepada panita acara santunan yatim dan duafa untuk mengikuti protokol kesehatan, sediakan masker, tempat cuci tangan, hand sanitezer, jaga jarak serta batasi pengunjung.

“saya bersama tiga pilar mengimbau kepada ketua panitia acara 10 Muharram yang akan dilaksanakan, pada hari Minggu (30/08/2020) untuk mengikuti peraturan sesuai perwal nomor 49 tahun 2020 Perwal No. 49 Tahun 2020 dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar secara proporsional sesuai level,”jelas Lurah Acep kepada panitia acara.

di samping itu, lanjut Acep, peraturan PSBB Proporsional di kota Depok terus ditingkatkan, pasalnya, kota Depok masih berada di zona orange, dengan kerjasama yang baik masyarakat dengan pemerintah bertujuan untuk mempercepat pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kelurahan Pengasinan khusunya kota Depok.

“Depok ini secara keseluruhan masih zona orange, untuk itu, warga juga harus bisa bekerjasama dengan pemerintah agar mata rantai corona cepat hilang, untuk itu, dalam situasi seperti ini, warga yang mengadakan acara 10 Muharram wajib juga mengilkuti protokol kesehatan,”jelasnya.

Dalam batasan yang ditentukan oleh pemerintah di setiap acara dari jumlah kapasitas ruangan harus diambil setengahnya (50%) dari jumlah kapasitas 100 orang.

Ditempat yang sama, Rojali selaku ketua panitia 10 Muharram 1441 H mengatakan, santunan anak yatim dan duafa tahun ini dengan mengusung tema “Menggugah hati di tengah pandemi, membuka makna akan indahnya berbagi”,tema ini diambil karena situasi tahun ini, panitia diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan demi menjaga masyarakat RW 04 dan 05 terbebas dari Corona.

Meskipun demikian, pelaksanaan santunan anak yatim di RW 04 dan 05 tetap berjalan, walau tidak mengundang ulama ternama seperti tahun sebelumnya, tahun ini juga banyak penurunannya dalam berbagi kepada anak yatim dan duafa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“tahun ini di tengah covid, kami selaku panitia merasa bersukur masih bisa berbagi kepada anak yatim dan duafa meski jauh penurunannya dari tahun sebelumnya, dan kami juga tidak mengundang ulama ternama, lokalan aja insyaalah dari Cipayung Depok,”bebernya.

Menurutnya, kegiatan tanpa mengundang ulama ternama menghindari kerumunan warga, meskipun peraturan protokol kesehatan sangat ketat. Pelaksanaan pada pukul 12:00 sampai dengan pukul 16:00 Wib. Untuk jumlah yatim sebanyak 64 dan duafanya sekitar 183.

“kondisi seperti ini kami panitia sangat memahami untuk, itu kami tidak mengundang ulama kondang, hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan meskipun imbauan dan protokol di laksanakan,”imbuhnya.(nez)

Comments

Anda Mungkin Juga Suka

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari. Sebanyak 13 RT dari 26 RT di Kelurahan Bojongsari Baru serahkan jabatan dan stempel kepada lurah Bojongsari, Bojongsari Depok, pada Rabu...

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari Baru Pembagian Honor penanggulangan Covid-19 di kelurahan Bojongsari Baru yang dikucurkan melalui anggaran APBD kota Depok, sebesar Rp.100 juta menuai aksi...

Sorotan

 Dapur Remaja Radio|Bedahan. Lumbung Pangan kelurahan Bedahan telah mendistribusikan 425 paket sembako kepada posko kampung siaga Covid-19 kelurahan Bedahan, kecamatan Sawangan, Depok .  “Alhamdulillah...

Berita

Dapur Remaja Radio|Pontir. Merasa tidak cocok dengan pemilik Rumah Bersalin dan Kelinik 24 jam Paguyuban warga RT 03 RW 03 Jalan Pendidikan Serua Bulak...