Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pemerintahan

Hardiono, Warga Tidak Mampuh Sudah di Jamin Melalui BPJS Kesehatan.

Hardiono : Pembiayaan Kesehatan Bagi Warga Kurang Mampu Melalui BPJS Kesehatan Sangat Penting.

Dapur Remaja Radio| Depok.

Sekretaris Daerah (Setda) kota Depok Hardiono mengatakan Pembiayaan Kesehatan bagi Masyarakat kurang mampu (Miskin) khususnya di Kota Depok melalui BPJS Kesehatan 2020 sangatlah penting dalam kehidupan Manusia.

Menurutnya, Tanpa tubuh yang sehat dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif, dan akan menyebabkan hilangnya kesempatan atau peluang akibat lambat laun akan berkurang uang yang dimilikinya sehingga akan jatuh miskin karena sakit.,Siapapun orangnya bila sakit berkepanjangan akan menimbulkan penderitaan.

“Salah satu upaya pemerintah dalam bidang kesehatan adalah menyediakan pola pembiayaan bagi orang miskin dengan BPJS Kesehatan, sebelumnya didahului dengan Jamkesmas untuk pusat, dan daerah dengan Jamkesda”. ujar Hardiono di balaikota Depok (6/11/2020)

lanjut Hardiono, bagaimana dengan BPJS Kesehatan yang saat ini dengan premi Rp 23.000,- per bulan, ternyata tidak mencukupi untuk menghidupi keberlangsungan roda perputaran BPJS Kesehatan.

Setelah melalui evaluasi yang cukup panjang, akhirnya keluar Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 75 tahun 2019 yang merupakan perubahan atas Peraturan Presiden nomer 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan pasal 29, dengan menaikkan iuran bagi orang miskin yang dibiayai pemerintah menjadi Rp 42.000,- per orang per bulan. Sedangkan orang miskin yang ditanggung oleh pemerintah kota Depok sejumlah 257.811 jiwa.

Dengan demikian untuk pembiayaan kesehatan bagi mayarakat miskin di Kota Depok akan terselesaikan ditahun 2020 dengan biaya premi menjadi Rp 58.780.908.000,-. Ini luar biasa naik 82 persen dibiayai oleh APBD.

“Angka ini masih dalam usulan ke DPRD, dengan harapan dapat disetujui, dan semoga biaya yang di alokasikan ini bermanfaat, dan tepat sasaran, sehingga dapat berpartisipasi dalam menurunkan angka kemiskinan dan angka kesakitan serta meningkatkan indeks kepuasan masyarakat di bidang kesehatan”.lanjut Hardiono.

Dirinya menyarankan, Khusus untuk peserta yang mandiri, jangan dinaikkan karena akan memberatkan masyarakat.(nez,dot)

 

Comments

Anda Mungkin Juga Suka

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari. Sebanyak 13 RT dari 26 RT di Kelurahan Bojongsari Baru serahkan jabatan dan stempel kepada lurah Bojongsari, Bojongsari Depok, pada Rabu...

Sorotan

Dapur Remaja Radio|Bojongsari Baru Pembagian Honor penanggulangan Covid-19 di kelurahan Bojongsari Baru yang dikucurkan melalui anggaran APBD kota Depok, sebesar Rp.100 juta menuai aksi...

Sorotan

 Dapur Remaja Radio|Bedahan. Lumbung Pangan kelurahan Bedahan telah mendistribusikan 425 paket sembako kepada posko kampung siaga Covid-19 kelurahan Bedahan, kecamatan Sawangan, Depok .  “Alhamdulillah...

Ekonomi

Dapur Remaja Radio|Beji Dari mulai iseng-iseng, Putri Maulida Pemilik Aneka Minuman segar “Sun Happies” kini mulai membuka Usaha dengan Ibunya Kholifah. Meski baru di...

%d blogger menyukai ini: